Legal Politics in Cybercrime Prevention to Support the Stability of Indonesia’s National Security

Authors

  • Fauziah Nauri Qisty Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Bayu Setiawan Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Anang Puji Utama Universitas Pertahanan Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55927/fjmr.v5i4.45

Keywords:

Legal Politics, Cyber Crime, National Security

Abstract

The rapid development of Information and Communication Technology (ICT) has transformed social, economic, and political interactions in Indonesia while increasing the risks of cybercrime. This study analyzes the legal politics in addressing cybercrime to support national security stability, focusing on regulations such as the Electronic Information and Transactions Law (UU ITE) and the Personal Data Protection Law. A normative-descriptive method was employed through the review of primary, secondary, and tertiary legal sources. The findings indicate that despite existing regulations, their effectiveness remains limited due to human resource constraints, inter-agency coordination challenges, and rapidly evolving technology. Legal politics must be preventive, repressive, collaborative, and adaptive to build resilient national cyber security.

References

Aprilianti, A. (2024). Efektivitas dan Implementasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagai Hukum Siber di Indonesia: Tantangan dan Solusi. Begawan Abioso, 15(1).

Arief, B. (2011). Masalah Penegakan Hukum dan Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Citra Aditya Bakti.

Buzan, B. (1991). People, States and Fear: An Agenda for International Security Studies in the Post-Cold War Era.Boulder: Lynne Rienner Publishers.

Dermawan, MK. (1994). Strategi pencegahan kejahatan. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Fauzi & Shandy. (2024). Kebijakan Penal dalam Perlindungan Data Pribadi Nasabah Fintech Lending di Indonesia. Binamulia Hukum, 13(2).

Koto (2021). Cyber Crime According to Cyber Crime According to ITE Law. IJRS: International Journal Reglement & Society, 7(1).

Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). (2018). Konsepsi Ketahanan Nasional: Kajian Strategis Ketahanan Bangsa di Era Globalisasi. Jakarta: Lemhannas RI.

Mahfud MD. (2009). Politik Hukum di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Marzuki, P. M. (2019). Penelitian hukum (Edisi Revisi). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Nasir, M. (2025). Politik Hukum. Bandung: Manggu Makmur Tanjung Lestari.

Nur, M.S., et. al. (2023). Kebijakan Penegakan Hukum dalam Upaya Menangani Cyber Crime yang Dilakukan Oleh Polri Virtual di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum “The Juris”, 7(2).

Sabadina, U. (2021). Politik Hukum Pidana Penanggulangan Kejahatan Teknologi Informasi Terkait Kebocoran Data Pribadi oleh Korporasi Berbasis Online. Lex Renaissan, 4(6)

Simanjuntak, M. A. (2023). Hukum siber Indonesia: Kebijakan, perlindungan, dan tantangan global. Jakarta: Kencana.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2003). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Ubaidillah, et. al. (2022). Kejahatan Cybercrime di Era 4.0. SNIIS, 1(1).

Wahjono, P. (1986). Indonesia Negara Berdasarkan Atas Hukum. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Wibowo, A. & Kossay, M. (2023). Teori Sosiologi Hukum. Semarang: Yayasan Prima Agus Teknik.

Wati, D.S., et. Al. (2024). Dampak Cyber Crime Terhadap Keamanan Nasional dan Strategi Penanggulangannya: Ditinjau Dari Penegakan Hukum. Jurnal Bevinding, 2(1).

Published

2026-04-29

Issue

Section

Articles